PANDI Hadiri Audiensi Bahas Pengembangan Domain .Toba
PANDI Hadiri Audiensi Bahas Pengembangan Domain .Toba
1 Maret 2026 · Admin

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menghadiri audiensi bersama Rektor dan Wakil Rektor Institut Teknologi Del (IT Del) serta jajaran Dinas Pemerintah Kabupaten Toba pada 26 Februari 2026 di Kampus IT Del, Kabupaten Toba. Pertemuan ini membahas pengembangan new generic Top Level Domain (gTLD) .Toba sebagai representasi identitas digital daerah.
Dalam audiensi tersebut, PANDI menyampaikan paparan mengenai mekanisme pengajuan new gTLD, tahapan yang perlu ditempuh, serta aspek tata kelola yang harus dipersiapkan dalam pengembangan domain berbasis identitas daerah. Penjelasan juga mencakup kerangka regulasi internasional, persyaratan administratif, serta prinsip pengelolaan domain yang akuntabel dan berkelanjutan.
Forum ini menjadi ruang pertukaran informasi guna memberikan pemahaman komprehensif mengenai peluang dan tantangan dalam pengembangan domain .Toba. Domain .Toba diproyeksikan sebagai representasi digital Kabupaten Toba yang berpotensi memperkuat kehadiran daerah di ruang digital. Keberadaan domain berbasis identitas lokal ini dinilai dapat mendukung visibilitas daerah serta pemanfaatan teknologi informasi dalam berbagai sektor pembangunan.
Dalam diskusi tersebut juga dibahas pentingnya kesiapan administrative dan pemahaman menyeluruh terhadap ketentuan yang berlaku sebelum suatu domain berbasis identitas daerah diajukan. Aspek keberlanjutan pengelolaan serta kesesuaian dengan regulasi internasional menjadi bagian dari perhatian dalam pembahasan audiensi.
Melalui audiensi ini, para peserta memperoleh gambaran menyeluruh mengenai proses dan ketentuan pengembangan new gTLD. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pengembangan domain daerah agar dapat dipahami secara utuh sesuai mekanisme yang berlaku.
Sebagai pengelola domain .id, PANDI secara konsisten memberikan informasi dan pemahaman terkait pengembangan nama domain di Indonesia, termasuk inisiatif domain berbasis identitas daerah. Audiensi ini menjadi bagian dari upaya penyampaian informasi agar setiap inisiatif pengembangan domain dapat dipahami secara utuh sesuai ketentuan yang berlaku.